KENDARI – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar acara pisah sambut antara Kepala Kejati (Kajati) lama, Sarjono Turin dan Kajati Baru, Raimel Jesaja, pada Kamis, (17/03) pagi.
Sarjono Turin merasa bangga jika dirinya pernah menjabat di Kejati Sultra, dan bisa merasakan panorama objek wisata yang ada di Sultra.
“Saya sangat merasa bangga bisa memimpin di Kejati Sultra selama setahun lebih, ads Banyak perkara khususnya perkara korupsi yang berhasil ditangani, ditambah lagi saya dapat mengunjungi objek wisata yang ada di Sultra seperti Pulau Labengki,” ucapnya.
Sarjono menyebut bahwa seorang pemimpin tidak akan berhasil jika tak adanya dukungan bersama.
“Saya menitipkan pesan untuk selalu mengikuti peraturan dimanapun ditugaskan. Jadi dimana kita ditugaskan kita harus selalu taat pada peraturan yang telah diberlakukan. Marilah Berkerja dengan tugas pokok kita masing-masing,” pungkasnya.
Sedangkan ditempat yang sama, Kepala Kejati Sultra yang baru, Raimel Jesaja berjanji akan meningkatkan kepemimpinan.
“Membawa Kejati ke arah yang lebih baik lagi, dari sebelumnya lebih baik akan di tingkatkan lagi, ibarat bermain bola saya sebagai pimpinan yang akan mengarahkan dan selanjutnya bidang bidang yang ada di kejati, akan bertindak sebagai kiper dan penyerang. Seperti bidang pidsus, intel harus bekerja sama,” ungkapnya.
Raimel berharap kedepannya hal-hal yang sudah bagus lebih ditingkatkan lagi dan semoga juga kejati Sultra tahun ini mendapatkan Predikat WBBM.
”Saya harapakan semoga kejati tahun ini mendapatkan Predikat WBBM,” pungkasnya.




















