Warga Kendari Serbu Minyak Goreng di Pasar Murah

Warga Kendari Serbu Minyak Goreng di Pasar Murah
Warga rela mengantri berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng di Pasar Murah. (Foto:Al Pagala)

Warga Kota Kendari sudah memadati halaman Kantor Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra, pada Kamis (03/03) pagi, nampak warga rela antri berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng murah itu.

Tak hanya minyak goreng, di sediakan beberapa kebutuhan pokok, seperti gula dan terigu.

Meski dibatasi pembelian khusus minyak goreng dengan 3 per orang, dengan harga Rp 12 ribu per 900 mili liter (mm)

Salah seorang warga, Rina yang ditemui langsung mengatakan, dirinya sudah mengantri sejak pukul 06.30 WITA.

“Kita tau pasti akan banyak orang, jadi saya dapat antrian itu sekitar pukul 09.00 WITA,” ujarnya.

Kata Rina, dirinya berharap pemerintah segera menstabilkan ketersediaan minyak goreng sehingga warga tidak perlu mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan jatah 1 liter minyak goreng.

Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Sitti Saleha menuturkan, pasar murah yang di gelar bersama Perum Bulog Sultra tidak lain untuk menstabilkan harga serta stok khusus minyak goreng.

“Dalam pasar murah kami menyiapkan 9 ton minyak goreng untuk di jual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang di tetapkan Pemerintah, ” katanya.

Selain minyak goreng warga juga bisa membeli kebutuhan pokok lainnya seperti gula dan terigu.

Ditempat yang sama, Kepala Divisi Regional Perum Bulog Sultra, Siti Mardati Saing, menjelaskan kegiatan pasar murah di gelar selama tiga hari kedepan terhitung mula hari 3 maret sampai dengan 5 Maret 2022.

“Melihat antusias warga yang begitu besar, tidak tertutup kemungkinan pasar murah kami perpanjang, ” jelasnya.