Wakil Ketua DPRD Konsel Serukan Keadilan dalam Kasus Guru Honorer Supriyani, S.Pd

Konsel – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan (Konsel),memberikan tanggapan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Supriyani, S.Pd, seorang guru honorer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Baito, pada Senin (21/10/2024).

Wakil Ketua DPRD Konsel, Arjun mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini dan menekankan pentingnya menghormati hak-hak kemanusiaan semua pihak yang terlibat.

“Kita tidak ingin ada hak-hak kemanusiaan yang terabaikan. Ibu Supriyani sedang berjuang untuk proses pendaftaran P3K, sehingga kita menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengambil keputusan seadil-adilnya,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya penangguhan sementara terhadap Supriyani, agar proses pengurusan P3K-nya tidak terganggu.

“Kami meminta penangguhan ini agar ia dapat menyelesaikan berkas-berkasnya dan bertemu dengan keluarganya,” jelasnya.

Arjun juga meminta orang tua siswa yang diduga menjadi korban untuk berpikir rasional dan tidak terbawa emosi.

“Penting untuk kita semua berpikir realistis agar tidak terjadi perpecahan di masyarakat,” ucapnya.

Dalam pernyataannya, arjun menyeroti bahwa Gejolak yang terjadi di Konawe selatan mencerminkan perasaan masyarakat perlu dipertimbangkan. Ia berharap masyarakat dapat mengawal proses hukum dengan fokus pada keadilan.

Lebih lanjut, Arjun menekankan pentingnya perbaikan sistem pendidikan dan peran orang tua dalam mendidik anak.

“Kita tidak boleh lepas tangan dalam pendidikan, baik formal maupun non-formal, dan harus terus mendidik anak di rumah,” katanya.

Ia juga menyoroti perlindungan anak dan perempuan sesuai dengan undang-undang yang berlaku, serta dampak psikologis yang mungkin dialami anak yang diduga korban.

“Kita perlu memikirkan bagaimana anak ini dapat bersosialisasi kembali dengan teman-temannya dan tidak merasa terkucilkan akibat kasus ini,” ungkapnya.

Dengan harapan agar situasi ini segera membaik, Arjun mengajak semua pihak untuk berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung proses pendidikan di Konawe Selatan.

Laporan: Tim