Kendari, Sultranote.id – Seorang buruh bangunan bernama Brian (19), meninggal dunia saat bekerja di proyek BTN Tapalosa, Jalan Tunggala, Kota Kendari, pada Jumat (7/3/2025).
Diketahui, kejadian tersebut bermula ketika Korban mengankat batu merah 4 biji masing-masing 2 tangan kiri dan kanan Sambil berjalan kemudian terjatuh hingga mengakibatkan kematian.
Humas BTN Tapalosa, Muh Arwan mengatakan bahwa peristiwa tersebut saat lagi bekerja.
“Buruh bangunan dia kerja sama kepala tukang kemarin jatuh saat bawah batu merah,” ujarnya pada Sabtu (9/3/2025).
Dirinya menjelaskan bahwa pihak pengembang BTN Tapalosa telah mengambil langkah cepat dengan mengantar korban ke rumah duka sebagai bentuk tanggung jawab.
“Kami pihak pengembang telah bertanggung jawab, korban juga kami sudah antar ke rumah duka,” katanya.
Selain itu, pihak pengembang juga telah memberikan kompensasi sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut, ia menambahkan bahwa korban baru bekerja selama dua hari di proyek BTN Tapalosa.
“Sudah kami bertanggung jawab, kami telah memberikan kompensasi juga sebagai pertanggung jawaban kami terhadap korban,” jelasnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa pihak pengembang BTN Tapalosa tetap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kami tegaskan kami pihak pengembang telah bertanggung jawab atas kejadian ini, sebelumnya juga kami melakukan pertemuan antara pemerintah setempat, pengembang, keluarga dan babimkamtibmas,” pungkasnya.
Sementara itu, Keluarga Korban berterima kasih kepada pengembang BTN Tapalosa telah membantu kepulangan korban dengan memberikan kompensasi.
Laporan: Tim




















