Konferensi Pers, Kasus Percobaan Pembunuhan OTK Terhadap Aktivis PMII Sultra

Kendari – Awaludin sisila, gelar Konferensi Pers, kasus percobaan pembunuhan, Orang Tidak Dikenal (OTK) terhadap dirinya, Jl. Mokoau, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Rabu (20/3/2024)

Kasus penyerangan OTK yang terjadi pada tanggal, Senin 18 maret 2024, di perempatan Lampu merah McDonalds kota kendari, pada pukul 00.01 Wita.

Dalam konferensi pers, Awaludin menjelaskan kronologi percobaan pembunuhan OTK terhadap dirinya, sebelum insiden itu, pihaknya dihubungi ia menduga dari intelijen Korem 143/HO, untuk bertemu di salah satu cafe di Kota Kendari pada pukul 22:30 Wita.

“Sebelum kejadian percobaan pembunuhan OTK kepada saya, salah satu oknum Intel Korem mengajak saya untuk bertemu di cafe mezzo sekaligus koordinasi soal aksi keterlibatan Danrem Korem kendari jam 22:30 Wita.” Ucap Awaludin saat konferensi pers

Setelah pertemuan itu, pada saat berada di perempatan Lampu merah McDonalds untuk menunggu lampu hijau, kala itu pihaknya hendak menuju pulang ke rumahnya, namun secara tiba-tiba diserang oleh OTK mengenakan topeng dan mebawa senjata tajam, menikam di bagian dada sebelah kiri, pihaknya berusaha membela diri, hingga bajunya sobek akibat penyerangan OTK.

“Saya di perempatan MCD, saya lagi putar musik, semua kaca mobil saya turunkan full, ada perempuan bonceng tiga samping mobil sebelah kiri, saya naikkan kaca mobil saya stengah, tibah-tibah langsung muncul OTK bertopeng dan bawa pisau, dia langsung kasi masuk tangganya dia ayunkan pisaunya mau menikam.” ucapnya

“Saya membela diri pakai satu tangan, terpaksa dia kena saya di dadaku tetapi hanya bajuku yang robek, pada saat saya mau turun dia bilang teman saya jangan karna ada dia bawa alat.” tambahnya

Pihaknya menduga, bahwa aksi penyerangan ini berkaitan dengan rencana aksi demonstrasi dugaan keterlibatan salah satu komandan korem, terkait pusaran ilegal Mining di Sultra.

“Aksi percobaan pembunuhan yang saya alami, buntut dari rencana aksi saya, yaitu soal dugaan keterlibatan Komandan Korem pada pusaran ilegal mining yang terjadi di Sulawesi Tenggara.” Tuturnya

Sebagai penutup, pihaknya akan menggelar aksi pada, kamis (21/3/2024) didepan polres kendari, untuk mempresur soal kasus percobaan pembunuhan agar secepatnya diantensi, setelah kasus percobaan pembunuhan ini selesai, pihaknya akan presur lagi keterlibatan Komandan Korem.

Laporan: Ilham

Editor: Figit