Kendari, Sultranote.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kolaka menyatakan dukungan penuh terhadap investasi besar yang dilakukan oleh PT. Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Perusahaan ini tengah membangun Smelter Merah Putih dan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah pusat.
Ketua KNPI Kolaka, Ripaldi Rusdi, menegaskan bahwa kehadiran PT. Ceria harus dilihat sebagai peluang emas bagi kemajuan daerah, bukan sebagai ancaman.
Ia menekankan bahwa investasi strategis seperti ini harus dikawal bersama, bukan dihambat, karena manfaatnya langsung menyentuh masyarakat, pemuda, dan masa depan Kolaka.
“PT. Ceria bukan perusahaan asing. Ini milik putra terbaik bangsa. Inilah yang membedakan: kita tidak sedang membiarkan kekayaan kita diambil asing, justru ini bentuk nyata anak bangsa membangun negerinya sendiri. Kami di KNPI berdiri mendukung penuh investasi ini, dan siap mengawalnya agar memberi manfaat maksimal untuk rakyat,”Ucapnya pada Senin (16/6/2025).
Selain itu kata ripaldi, bahwa sudah saatnya seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, berperan aktif mengawal jalannya investasi bukan menghambatnya.
Apalagi, investasi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
“Kita butuh investasi yang sehat dan berpihak pada rakyat. PT. Ceria bukan hanya hadir sebagai pelaku industri, tapi juga sebagai mitra pembangunan. Tugas kita sebagai pemuda adalah memastikan investasi ini berjalan dengan baik, ingat Kita kawal, bukan kita hambat,” ujar Ripaldi.
1. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang Berbasis di Daerah
PT. Ceria masuk dalam daftar resmi Proyek Strategis Nasional, yang artinya pembangunan smelter ini memiliki kepentingan nasional dan menjadi prioritas pemerintah. Ini menjadikan Kolaka sebagai pemain utama dalam industri nikel nasional.
2. Dimiliki Oleh Putra Bangsa, Bukan Perusahaan Asing
Berbeda dengan banyak perusahaan tambang yang dimiliki investor asing, PT. Ceria adalah milik warga negara Indonesia. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena memperlihatkan bahwa anak bangsa mampu mengelola sumber daya alam secara mandiri dan profesional.
3. Penggerak Ekonomi Rakyat dan Daerah.
Dengan investasi bernilai triliunan rupiah, PT. Ceria membuka ribuan lapangan kerja, menghidupkan UMKM, dan menciptakan ekosistem ekonomi baru di Kecamatan Wolo dan sekitarnya.
4. Peluang Lapangan Kerja untuk Anak Muda Kolaka.
PT. Ceria membuka ribuan lapangan kerja, termasuk bagi pemuda lokal. Ini adalah peluang emas untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kolaka khususnya masyakart lingkat tambang kecamatan wolo.
5. Dukungan terhadap Hilirisasi dan Visi Presiden.
Smelter Merah Putih adalah wujud nyata dari program hilirisasi mineral yang digaungkan Presiden, Ini bukan hanya soal Kolaka, tapi kontribusi nyata untuk masa depan industri nasional yang lebih mandiri, bernilai tambah dan menyejahterakan rakyat.
6. Program Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang Nyata,
PT. Ceria telah aktif menjalankan program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan infrastruktur desa. Masyarakat sekitar merasakan langsung manfaatnya, bukan sekadar janji.
KNPI Kolaka menegaskan bahwa semua pihak wajib menciptakan iklim investasi yang kondusif dan aman.
Pemuda harus menjadi mitra pembangunan, bukan bagian dari gerakan yang bisa menghambat kemajuan daerah.
“Kami akan berdiri digaris paling depan mengawal PT. CNI sebagai investasi yang pro rakyat. Tapi kami juga akan menolak keras segelintir kelompok yang mencoba melakukan upaya provokasi, disinformasi, atau tindakan-tindakan yang merugikan daerah sendiri,” tegas Ripaldi Rusdi.
KNPI Kolaka menyerukan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sipil dalam mewujudkan Kolaka sebagai daerah industri berbasis kedaulatan nasional yang kuat secara ekonomi dan berkeadilan sosia
Laporan: Tim




















