Kendari, Sultranote.id – Muhammad Alim, mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil angkatan 2021, berhasil membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk menjadi seorang pengusaha sukses.
Di tengah kesibukannya menyelesaikan studi, Alim mampu mengelola dua bidang usaha sekaligus.
Usaha pertamanya adalah layanan fotokopi yang berlokasi dekat dengan kampus Unsultra.

Selain itu, Alim juga merintis bisnis di bidang properti sebagai developer perumahan bersubsidi.
Tak hanya aktif berwirausaha, Alim juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi, baik internal maupun eksternal kampus.
Di lingkungan kampus, ia menjabat sebagai Ketua Bidang Keilmuan dan Kerohanian di Himpunan Mahasiswa, serta sebagai Menteri Pergerakan di BEM Unsultra.

Di luar kampus, kiprahnya tak kalah mengagumkan. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban FAHAMU (Forum Mahasiswa Pembaharu Kasakamu), Ketua Komisariat Unsultra di PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), Sekretaris Jenderal Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial di Dewan Energi Mahasiswa (DEM), hingga Sekjen Nasional di organisasi kepemudaan.
Dalam wawancaranya, Alim mengungkapkan bahwa semangat berwirausaha muncul dari pengalaman hidupnya.
Ia adalah anak bungsu dari sembilan bersaudara yang tumbuh dalam kondisi ekonomi sulit. Ayahnya meninggal saat ia berusia 13 tahun, dan ibunya hanya berjualan makanan khas “lapa-lapa” dengan penghasilan sekitar Rp150.000 per bulan.
Namun kondisi itu tidak memadamkan semangatnya. Justru menjadi bahan bakar untuk bermimpi besar, salah satunya menciptakan sebanyak mungkin lapangan pekerjaan.
“Banyak orang bilang tidak ada yang bisa sukses di usia 25 tahun kecuali kalau orang tuanya mampu, Tapi saya justru sebaliknya. Kita bisa sukses meski berasal dari keluarga kurang mampu,” ungkap Alim.
Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak bermalas-malasan, melainkan aktif menciptakan karya dan inovasi agar masa muda lebih produktif dan bermakna.
Laporan: Tim




















