Lumba-lumba Jenis Hidung Botol Terdampar di Sungai Wanggu, BKSDA Evakuasi

Lumba-lumba Jenis Hidung Botol Terdampar di Sungai Wanggu, BKSDA Evakuasi
BKSDA Sultra saat Mengevakuasi Lumba-Lumba (Ist)

KENDARI – Lumba-lumba jenis hidung botol atau nama latinnya Tursiops truncatus, terdampar di Sungai Wanggu tepatnya di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Pada Jum’at (04/02) siang.

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi lumba-lumba dan membawa ke tepi sungai.

Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie, melalui Koordinator Keamanan Ashari mengatakan, lumba-lumba yang berukuran 2,45 cm dengan lebar 1,3 cm ditemukan pertama kali oleh warga.

“Setelah kami mengetahui ditemukannya lumba-lumba tersebut kami langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi,” jelasnya.

Lumba-lumba hidung botol adalah spesies lumba-lumba yang paling umum dan paling dikenal orang. Habitatnya berada di perairan hangat di seluruh dunia dan dapat ditemui di hampir seluruh perairan kecuali Samudra Arktik dan Samudra Selatan.

Lumba-lumba hidung botol berwarna abu-abu yang bervariasi dari abu-abu gelap di bagian atas dekat sirip punggung ke abu-abu muda keputih-putihan di bagian bawah. Corak warna ini membuat mereka sulit dilihat dari atas dan bawah.

Lumba-lumba hidung botol dewasa memiliki panjang antara 2 sampai 4 meter dan berat dari 150 sampai 650 kilogram.