KONAWE – Kawasan Cagar Alam Budaya Makam Pakandeate yang berlokasi di Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe tuai polemik, akibat adanya penyerobotan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (otk) beberapa waktu lalu.
Makam Pakandeate yang dikenal sebagai Panglima Perang Konawe di Masa Kerajaan Lakidende. Kiranya, masyarakat adat tak tinggal diam mendengar penyerebotan apalagi itu berada di kawasan makam leluhur yang sangat disakralkan.
Akibat dari itu, Dewan Pimpinan Kabupaten Lentera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara (DPK LIPAN) menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Konawe, pada Senin (10/01/2022) lalu. Dan aspirasi saat itu diterima baik oleh DPRD Konawe.
Tepat pada Kamis (13/01), DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal dugaan penyerobotan lahan.
RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD Konawe DR.H Ardin, S.Sos,.M.Si, memberikan kesimpulan jika Makam Pakandeate belum di tetapkan sebagai cagar budaya.
“Akan tetapi, pihak DPRD Konawe akan melakukan pengawasan terhadap cagar budaya yang berada di Konawe,” ujar Ardin.
Ardin menegaskan jika Dinas terkait akan segera memproses legalitas terhadap beberapa cagar budaya yg berada di wilayah Konawe
“Serta melakukan koordinasi kepada Tim Ahli Cagar Budaya Sulawesi Tenggara (Sultra) dan di publikasikan ke masyarakat untuk di ketahui mana saja Cagar Budaya yang berada di Wilayah Konawe,” tegasnya.
Selain itu, Ardin menegaskan ke Camat Anggaber, Pendi, SE., M.Si segera melakukan pertemuan Musyawarah mufakat kepada masyarakat yang mengklaim terkait tanah di makam tersebut sehingga jelas luasan wilayah cagar budaya yang berada di Desa Lerehoma.
“Komisi 3 DPRD Konawe akan turun langsung melihat makam yang dianggap oleh masyarakat setempat merupakan salah satu cagar budaya yang berada di Wilayah Konawe,” jelasnya.
Hadiri dalam RDP, Ketua DPRD Konawe DR. H Ardin, S.Sos,.M.Si, didampingi Anggota DPRD Konawe dari komisi II dan III Hj. Murni Tombili, Hj. Suriyana, S.Pdi, Ahmad Zulfadli, Sudirman,SE, juhardin, SE.
Dan di hadiri oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Konawe DR. Suryadi, S.Pd,.M.Pd, dan Tim Ahli Cagar Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Haluoleo DR. Basrin.M, Camat Anggaberi, Kades Lerehoma Jasran, S. Si, Ketua LIPAN Konawe, Sdr. Agus Salim.M, serta masyarakat Desa Lerehoma.




















