KONAWE – Pawai budaya yang diikuti dari berbagai kerukunan maupun paguyuban yang berada di Kabupaten Konawe, mencerminkan nasionalisme khayalak berbeda-beda namun tetap satu.
Pawai Budaya yang sukses terlaksana di Kabupaten Konawe, pada Kamis 30 Desember 2021, menyisihkan apresiasi dari berbagai elemen.
Bagaimana tidak, pawai yang dihadiri hampir seribu peserta dan dihiasi pakaian adat masing-masing etnis nampak memanjakan kelopak mata. Bahkan, warna warni keberagaman budaya nan indah menghiasi sepanjang jalan di Wonua Konawe.
Peserta pawai yang diikuti oleh seluruh Kecamatan se-Kabupaten Konawe dan beberapa ormas dan paguyuban/kerukunan, berjalan kaki Start dari pelataran Kantor DPRD Konawe dan Finish di Kantor Bupati Konawe.
Salah satu peserta, Samsidar, mengatakan agenda pawai merupakan agenda tahunan Pemda Konawe, yang dipanitiai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe.
Kata Samsidar, untuk paguyuban/kerukunan yang mendaftar sebagai peserta ada dari Kerukunan Keluarga Soppeng, Pinrang, Forum Adat Tolaki (Fordati) dan Tutuwi Motaha Polapi Wungguarono Wuta I Konawe (Towonua).
“Bahkan Sekda Konawe, Kapolres Konawe, Perwira Penghubung (Pabung) Konawe dan DPD LAT ikut serta dalam pawai ini,” ujar Samsidar kepada sultranote.id.
Seperti diketahui pawai budaya adalah sebuah bentuk acara yang menampilkan iring-iringan dari kelompok peserta yang membawa keunikan daerah masing-masing.
Tak lain, pawai budaya yang diikuti berbagai elemen ini digelar dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta memberikan pemahaman tentang adat dan budaya agar tetap dilestarikan.




















