Tingkatkan Sadar Budaya Pelajar di Konawe Melalui Tarian Lulo

Tingkatkan Sadar Budaya Pelajar di Konawe Melalui Tarian Lulo
Para Pelajar nampak membentuk lingkaran lalu melaksanakan tarian lulo. (Ist)

KONAWE – SMPN 1 Anggaberi yang terletak di Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) punya cara sendiri untuk melestarikan nilai-nilai budaya peninggalan leluhur.

Pelestarian budaya yang dimaksud ialah berupa tarian lulo. Tarian ini dijadikan rutinitas para pelajar SMPN 1 Anggaberi.

Uniknya, tarian tradisional itu dilaksanakan seminggu sekali tepat pada hari Jum’at untuk meningkatkan sadar budaya para pelajar.

“Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai budaya dan peningkatan Imtag yang di tanamkan kepada peserta didik agar lebih cinta, peduli, terhadap nilai nilai budaya dan rohani,” ujar Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Anggaberi, Hasdar, S.pd dalam keterangan resminya, Jum’at (18/03).

Hal senada dikatakan Kepalsa Sekolah SMPN 1 Anggaberi Ratnawati, S.Pd.M.Pd. menuturkan, usai melaksanakan tarian lulo, para pelajar juga menggelar baca yasin bertujuan menciptakan insan yang berakhlatul qorimah.

“Sekaligus membentuk karakter siswa yang agamais dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Hasdar.

Perlu diketahui, lulo dan yasin menjadi rutinitas para pelajar SMPN 1 Anggaberi sejak 5 tahun terakhir.